Sempat memujinya pada awal-awal kemunculannya, tapi menjadi jengkel, kecewa, sakit hati dan sekian rasa yang kurang pantas diucapkan dengan ulah tipu daya smartfren. Kali ini, posting saya lebih cenderung ungkapan atau curhat kekecewaan dari pada sebuah artikel bermutu. Namun tetap saya tampilkan fakta-fakta kekecewaan untuk menghindari dari ungkapan yang terlalu subyektif.
Kejadian Pertama.
4 bulan lalu saya sangat dikagetkan ketika sisa pulsa saya lebih dari 150 ribu hilang begitu saja saat ponakan saya buka jejaring sosial facebook kurang dari 1 jam karena penggunaan di luar paket. Paketnya habis kurang dari 1 jam. Namun sayang waktu itu tidak sempat saya rekam, saya yang salah karena tidak bisa memperlihatkan bukti. Tapi tetap menyebalkan.
Kedua
Bulan kemarin hal serupa terulang lagi, manakala saya diberi pemberitahuan bahwa paket volume based akan berakhir tanggal 8/10/12 yang biasanya diberitahukan sehari sebelumnya yaitu tanggal 07/10/12 dengan sisa quota sekita 500Mb lagi .
Pada jam 10.20 wib 08/10/12 saya mengisi pulsa 100rb dan 50rb, jumlahnya 150rb untuk paket volume base yang 12 GB dengan nilai pulsa 150rb. Di modem tersisa pulsa 5.814 sisa pengisian bulan kemarin sehingga waktu saya cek jam 23.02 jumlah pulsa tersedia adalah 156.814.
Saya pikir masa berakhir paket jam 12 malam, saya manfaatin sisa quota yang 500 MB tersebut buat lihat youtube untuk mencari bahan tulisan kira-kira 20 menitan.
Pembaca Agan dan aganwati bisa klik 2 kali untuk memperbesar gambar supaya terlihat jelas dimana letak PERAMPOKANNYA.
Ketika saya akan meng-aktivasi paket volume based 150rb ternyata pulsa tidak cukup. Pas dicek sisa pulsa tinggal 50.363 saja, berarti saya kehilangan pulsa sebesar 106.451. Saat itu juga langsung komplain ke 08811223344 diberitahu bahwa saya menggunakan pulsa diluar paket selama 23 menit.
Betapa gilanya hanya menggunakan internet selama 23 menit saja sudah kehilangan 100ribu lebih. Saya mengakui tidak tahu aturan harga penggunakan pulsa, tapi apakah seperti itu biadabnya. Hari gini harga pulsa untuk 20 menit saja hingga 100 ribu.
Kejadian Ketiga
Selama sebulan saya tidak menggunakan smartfren dan saya ganti membeli modem Esia Max-D saya gunakan paket super-giga 6 GB dengan kecepatan 3.1 MBps. Untuk sementara sangat memuaskan streaming lancar tanpa buffering, download bisa mencapai kecepatan 2.5 MBps (saya tidak mau memuji dulu - KAPOK, takut kejadian terulang).
Namun karena keponakan pinjam Esia Max-D, maka dengan berat hati saya gunakan lagi Si keong racun. Kali ini saya lebih berhati-hati untuk tidak menyimpan sisa pulsa berapapun. Dalam kondisi kosong 0 pulsa saya coba koneksikan dan ternyata TERKONEKSI namun tidak bisa membuka apapun karena gerak koneksi hanya 0.2 kbps. Lalu saya isi 100ribu, kali ini saya coba paket True Prepaid Unlimited Premium (Kec. 384Kbps/128Kbps) senilai 90 ribu untuk sebulan dengan sms ke 123 dengan data(spasi) unl30 dan berhasil. Biasanya biaya sms cuma Rp.1/sms. Namun iseng-iseng saya cek pulsa via *999# dan sisa pulsanya tinggal 1000yang seharusnya 9.999. Wah ternyata saya dirampok lagi sebesar 8.999perak. TERLALUUU.
Kejadian-Kejadian Lainnya
3 keponakan saya semuanya menggunakan blackbarry smartfren dengan menggunakan paket yang 40 ribu hanya untuk BBM saja, namun mereka sering kali mengeluh kalau sisa pulsanya hilang padahal mereka tidak mengunakan download, upload ataupun streaming.
Dari beberpa kejadian akhirnya, saya melakukan komplein ke 08811223344 atau ke situsnya Smarttfren namun tidak ada tanggapan yang memuaskan alias percuma saja.
Hikmah di balik Kejadian
Saya jadi ingin berbagi kisah menyebalkan agar para penggunakan Smartfren berhati-hati jangan sampai menyimpan sisa pulsa selain untuk mengisi paket. Dan isilah pulsa manakala masa aktif paket sudah benar-benar berakhir.
Saya jadi bersuudzon, bayangkan smartfren merampok para costumers-nya dan saya yakin bukan hanya saya tapi ratusan ribu konsumen dirampok seperti ini, hanya untuk memperoleh keuntungan besar di luar keseharusanya. Selain perampokan smartfren melakukan pembodohan terhadap masyarakat. Suatu saat smartfren akan ditinggalkan oleh pelanggannya. Niscaya seperti kejadian dulu akan terulang kembali alias bangkrut. (Dulu, terjadi penggabungan 2 provider Smart dan Mobil8 atau Fren menjadi Smartfren karena ditinggalkan para pelangganya akibat ketidakjujuran).
Semoga saja smarfren cepat menginsafi dan melakukan pembenahan sebelum terlambat.
Kejadian Pertama.
4 bulan lalu saya sangat dikagetkan ketika sisa pulsa saya lebih dari 150 ribu hilang begitu saja saat ponakan saya buka jejaring sosial facebook kurang dari 1 jam karena penggunaan di luar paket. Paketnya habis kurang dari 1 jam. Namun sayang waktu itu tidak sempat saya rekam, saya yang salah karena tidak bisa memperlihatkan bukti. Tapi tetap menyebalkan.
Kedua
Bulan kemarin hal serupa terulang lagi, manakala saya diberi pemberitahuan bahwa paket volume based akan berakhir tanggal 8/10/12 yang biasanya diberitahukan sehari sebelumnya yaitu tanggal 07/10/12 dengan sisa quota sekita 500Mb lagi .
Pada jam 10.20 wib 08/10/12 saya mengisi pulsa 100rb dan 50rb, jumlahnya 150rb untuk paket volume base yang 12 GB dengan nilai pulsa 150rb. Di modem tersisa pulsa 5.814 sisa pengisian bulan kemarin sehingga waktu saya cek jam 23.02 jumlah pulsa tersedia adalah 156.814.
Saya pikir masa berakhir paket jam 12 malam, saya manfaatin sisa quota yang 500 MB tersebut buat lihat youtube untuk mencari bahan tulisan kira-kira 20 menitan.
Pembaca Agan dan aganwati bisa klik 2 kali untuk memperbesar gambar supaya terlihat jelas dimana letak PERAMPOKANNYA.
![]() |
| Gbr 1. Pulsa dirampok 106.451 perak unuk 23 menit |
![]() |
| gbr 2. gambar aslinya sebelum pake tanda merah dan biru |
Betapa gilanya hanya menggunakan internet selama 23 menit saja sudah kehilangan 100ribu lebih. Saya mengakui tidak tahu aturan harga penggunakan pulsa, tapi apakah seperti itu biadabnya. Hari gini harga pulsa untuk 20 menit saja hingga 100 ribu.
Kejadian Ketiga
Selama sebulan saya tidak menggunakan smartfren dan saya ganti membeli modem Esia Max-D saya gunakan paket super-giga 6 GB dengan kecepatan 3.1 MBps. Untuk sementara sangat memuaskan streaming lancar tanpa buffering, download bisa mencapai kecepatan 2.5 MBps (saya tidak mau memuji dulu - KAPOK, takut kejadian terulang).
Namun karena keponakan pinjam Esia Max-D, maka dengan berat hati saya gunakan lagi Si keong racun. Kali ini saya lebih berhati-hati untuk tidak menyimpan sisa pulsa berapapun. Dalam kondisi kosong 0 pulsa saya coba koneksikan dan ternyata TERKONEKSI namun tidak bisa membuka apapun karena gerak koneksi hanya 0.2 kbps. Lalu saya isi 100ribu, kali ini saya coba paket True Prepaid Unlimited Premium (Kec. 384Kbps/128Kbps) senilai 90 ribu untuk sebulan dengan sms ke 123 dengan data(spasi) unl30 dan berhasil. Biasanya biaya sms cuma Rp.1/sms. Namun iseng-iseng saya cek pulsa via *999# dan sisa pulsanya tinggal 1000yang seharusnya 9.999. Wah ternyata saya dirampok lagi sebesar 8.999perak. TERLALUUU.
![]() |
| gbr 3. Dirampok 8.999 perak hanya untuk koneksi yang gagal |
3 keponakan saya semuanya menggunakan blackbarry smartfren dengan menggunakan paket yang 40 ribu hanya untuk BBM saja, namun mereka sering kali mengeluh kalau sisa pulsanya hilang padahal mereka tidak mengunakan download, upload ataupun streaming.
Dari beberpa kejadian akhirnya, saya melakukan komplein ke 08811223344 atau ke situsnya Smarttfren namun tidak ada tanggapan yang memuaskan alias percuma saja.
Hikmah di balik Kejadian
Saya jadi ingin berbagi kisah menyebalkan agar para penggunakan Smartfren berhati-hati jangan sampai menyimpan sisa pulsa selain untuk mengisi paket. Dan isilah pulsa manakala masa aktif paket sudah benar-benar berakhir.
Saya jadi bersuudzon, bayangkan smartfren merampok para costumers-nya dan saya yakin bukan hanya saya tapi ratusan ribu konsumen dirampok seperti ini, hanya untuk memperoleh keuntungan besar di luar keseharusanya. Selain perampokan smartfren melakukan pembodohan terhadap masyarakat. Suatu saat smartfren akan ditinggalkan oleh pelanggannya. Niscaya seperti kejadian dulu akan terulang kembali alias bangkrut. (Dulu, terjadi penggabungan 2 provider Smart dan Mobil8 atau Fren menjadi Smartfren karena ditinggalkan para pelangganya akibat ketidakjujuran).
Semoga saja smarfren cepat menginsafi dan melakukan pembenahan sebelum terlambat.


































